Tag Archives: bpmaiu

LIQO’ IS MY STYLE (Essay Terpilih #3)

Essay terpilih:
Liana Endah Fadhillah
Pertanian FPP / 2014


Sumber Gambar : chirpstory.com

 

 

Liqo’ merupakan sarana efektif untuk menjalin ukhuwah dan kebersamaan dalam berjama’ah. Jika membaca sejarah panjang perjalanan intelektual para ulama terdahulu, kita akan temukan bahwa halaqoh merupakan media yang demikian masyhur di gunakan oleh mereka untuk menimba ilmu ( tholabul ‘ilmi ) serta mendiskusikannya, seperti Yusuf Qardhawi, Imam Hasan Albana dan Sayid Qutb. Sesuai dengan perkembangan jaman, kini halaqoh tidak hanya mengkaji ilmu-ilmu keagamaan, namun juga membahas masalah-masalah yang terjadi di lingkungan masyarakat bahkan pada level negara atau pemerintahan. Rasulullah Muhammad SAW ternyata juga liqo, jadi liqo yang kita laksanakan sekarang adalah implementasi dari ajaran Rasulullah kepada kita. Rasulullah juga berkumpul membentuk lingkarang dan mengkaji atau membahas tentang ajaran Isalam kepada para sahabat. Dahulu, Rasulullah liqo di rumah Arqam bin Abil arqam. Dan setelah berkembangnya ajran Islam, Rasullullah dan para sahabat liqo dan halaqoh di dalam masjid. Liqo’ juga sudah dijelaskan dalam hadist yang diriwatkan oleh Muslim dari Abu Hurairah :

Mentoring, not just a Group (Essay Terpilih #2)

Essay terpilih:

Lu’lu’atul Khodijah
Kesehatan Masyarakat 2014

Sumber gambar: hidayatullah.or.id

 

Coba tanyakan kepada mahasiswa masa kini, tempat nongkrong mana saja yang hits saat ini. Pasti dengan mudah mereka menjawabnya. Bahkan mungkin tanpa berpikir banyak, serta lebih dari satu tempat yang dapat disebutkan. Lalu, cobalah tanya dimana masjid yang rutin mengadakan kajian keislaman? Belum tentu yang menjawab sebanyak jawaban pertanyaan pertama.

Cahaya Cinta dalam Halaqah (Essay terpilih #1)

Essay Terpilih:

Rizky Rahma Putri
D3 Pertanahan FISIP

Bismillaahirrahmaanirrahim

“… Ketika beliau keluar tiba-tiba beliau dapati para sahabat duduk dalam halaqah (lingkaran). Beliau bertanya, “Apakah yang mendorong kalian duduk seperti ini ?” Mereka menjawab, “Kami duduk berdzikir dan memuji Allah atas hidayah yang Allah berikan sehingga kami memeluk Islam.”

Ratusan Mahasiswa Undip Siap Menginspirasi

logo fixinspirasiku

Semarang. Badan Pengelola Mentoring Agama Islam Universitas Diponegoro (BPMAIU) dalam dua pekan terakhir ini telah berhasil melaksanakan Seleksi Akbar Pementor tahun 2015. Seleksi yang bertajuk “dare to be inspiring moslem” ini dilaksanakan di masjid kampus Universitas Diponegoro pada 2-3 Mei dan yang paling baru pada 9-10 Mei 2015.

TRAINING AKBAR PEMENTOR TAHAP 2

Sabtu (13/7/2013), BPMAI Undip dibantu Rohis FOSIMIK berhasil menyelenggarakan TAP di Gd.Keperawatan Lt.3 PSIK. Acara dibuka pukl 07.00 WIB, kemudian setelah acara pembukaan penyampaian materi yang pertaman oleh akh Aji selaku Kadep BPMAI-Undip. Pada awal pembicraan, beliau menjelaskan, bahwa mentoring tidak ada keterkaitan dengan PAI (Pendidikan Agama Islam) di kampus. Namun terkadang, mahasiswalah yang meminta supaya mentoring memiliki nilai tambah atau bahkan dosennya sendiri yang mewajibkan tergantung kebijakan.

“Permasalahan mentoring di Undip yang biasanya terjadi pada beberapa kelompok ialah kurang profesionalnya Pementor dalam menepati waktu, sering telat sehingga menimbulkan kemalasan pada mente. Dalam moment ini, akan didiskusikan berbagai permasalahan dan soliusi yang dapat digunakan. Kita akan diskusikan bareng” tutur mas Aji. Selain itu, banyak diungkap mengenai betuk pelaksanaan mentoring, meliputi macam kegiatan dan cara pelaksanaannya.

Mentoring yang dinamis dan produktif ialah dimana seorang leader/Pementor mampu meahirkan pementor-pementor baru. Pementor sejatinya ialah mampu mengarahkan adek-adeknya untuk melakukan hal-hal yang baik dan produktif. Dalam pelaksanaannya, Pementor tidak berjalan sendiri tetapi tetap ada pemantauan dan pembinaan sehingga materi apa yang dapat disampaikan dapat diberikan dengan baik.

IKATAN- belum ada formula khusus untuk mengikat Pementor untuk tetap konsisten dalam mengamban amanah. Sampai saat ini, masing-masing Pementor masih diberi kebebasan untuk melaksanan mentoring sesuai dengan keadaannya. “Selain jumlah pementor yang kurang, justru dengan aturan-aturan yang ketat akan menjadi masalah tambahan untuk menarik minat teman-teman. Namun walaupun demikian, pemantauan dan pembimbingan secara langsung dan bertahap akan tetap dilaksanakan untuk menjaga eksistensi Pementor dalam melakukan mentoring terhadap mentenya” imbuh mas Aji.

Standart Waktu- tak ada pembatasan untuk pelaksanaan mentoring, asalkan materi sudah disampaikan dan cukup hanya dengan 15-30 menit tidak masalah. Inti dari kegiatan mentoring adalah menanyakan kabar, tilawah bareng dan saling menyimak supaya memperlancar bacaan, sedikit taujih, sharing dan motivasi. Selain itu, menjaga mut mente merupakan hal utama karena bersama kegiatan mentoring juga ada penyampaian firman Allah, yang sangat penting untuk dupahami.

SIM (Sistem Informasi Mentorin) salah satu teknologi baru yang digunakan untuk mengelola kegiatan mentoring. SIM dapat diakses melalui http://insani.undip.ac.id/sim. Laman ini dilengkapi dengan penjagan berlapis, dimana antara akun akhwat dan ikhwan dibedakan, serta didalamnya itu dapat dimanfaatkan untuk melihat agenda mentoring serta absensi kegiatan selama pelaksanaan mentoring.

Oleh : Bagus Fillian (IMC INSANI)