Suatu langkah awal untuk menginspirasi

AtrxThjvkjupSsgGsiJjcVc6vi3PXliSKk8gXyvcKt-U“Dunia memiliki begitu banyak sudut, namun hanya ada beberapa sudut yang mampu kita perbaiki. Dan salah satu sudut tersebut adalah sudut karakter yang terbentuk dalam diri seseorang. “

Indonesia saat ini dan di era ke depan membutuhkan seorang tokoh pemimpin yang berkarakter dan memiliki integritas kuat untuk membawa bangsa ini bangkit dan maju. Tanpa modal tersebut, dikhawatirkan nasib bangsa akan semakin terpuruk. Mentoring adalah suatu sarana untuk membentuk karakter seseorang menjadi lebih baik. Karena kemakmuran suatu negara ditentukan dari karakter suatu bangsa yang terangkai dari masing-masing karakter individu itu sendiri.

Dalam rangka perbaikan mentoring di Universitas Diponegoro diadakan acara Sarasehan Pementor. Acara dilaksanakan pada tanggal 14 Maret 2015 di Masjid Kampus Universitas Diponegoro. Acara yang dihadiri oleh 100 akhwat dan 30 ikhwan ini para pementor berkumpul untuk berbicara dari hati ke hati tentang masalah dan kendala yang dihadapi dalam mentoring.

Sarasehan ini selain bertujuan untuk berbicara dari hati ke hati juga bertujuan untuk menguatkan ukhuwah sesama pementor dan saling memberi semangat dalam mengemban misi dakwah islam untuk mengajak umat menuju jalan kebaikan.

Hal yang lebih perlu diperhatikan dalam mentoring salah satunya adalah menyatukan hati antara pementor dengan mente. Cara ini dianggap efektif untuk lebih menarik minat mente agar bersemangat dalam mengikuti mentoring. Salah satu langkah kecil namun sederhana untuk menyatukan hati dengan mente adalah membaca doa rabithah di awal majlis.

Selain itu, prinsip “memahami untuk dipahami” atau sikap simpatik perlu diperkuat dalam menjalin komunikasi yang efektif kepada mente. Karena dengan memahami dan mengerti orang lain terlebih dahulu akan membuat hasrat untuk mepertahankan posisi dan menjadi seseorang yang dominan akan berkurang. Hal ini akan membuat mente lebih terbuka dan mau berkomunikasi secara efektif dengan para pementor.

Para pementor harus selangkah lebih dahulu dalam memahami para mente. Karena jika setiap orang hanya menuntut untuk dipahami terlebih dahulu, maka tidak ada seorangpun yang akan dipahami. Tetapi jika setiap orang mau memahami terlebih dahulu, maka setiap orang akan dipahami.

Dalam acara Sarasehan Pementor ini, diharapkan para pementor lebih antusias dalam mengemban misi sebagai pejuang mentoring 2015. Sehingga mereka mampu memahami dan menginspirasi para mente. Hal ini selaras dengan tagline BPMAIU yaitu “Mentoring Inspirasiku” yang memiliki semangat untuk menginspirasi dan menghadirkan inspirasi dalam setiap kegiatan mentoring.

AlBShGrYcn3ewkAizeZkjalY1ZqhzuBLFQTpcdC61Qd5Ai4TNmuj_LWJ-FL9A7601ydlm0AaPq2xk7aiMZQScgp0

Bagikan Artikel Ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *