SEJARAH

Secara    kelembagaan,    dakwah    intra  kampus    tingkat  universitas   dapat   katakana mulai   pada   awal   era   80-an.   Pada   masa   itu,   terdapat  sebuah   Lembaga   Amalan   Islam (LAI) UNDIP.    Di  tahun  1986,   lembaga    ini  menghadiri   sarasehan    Lembaga     Dakwah Kampus,      sebuah    pertemuan     pertama     yang   menjadi    cikal  bakal   agenda    Forum Silaturahmi      Lembaga     Dakwah      Kampus      Nasional    (FSLDKN),     sampai     saat   ini pelaksanaannya sudah yang ke XV.

Beberapa waktu kemudian LDK Undip berganti nama lagi manjadi Badan Amalan Islam (BAI) UNDIP. Uniknya di era ini, Lembaga Dakwah tingkat Fakultas (LDF) sudah mulai   dirintis. Beberapa   mahasiswa   yang   sudah   lama   terlibat   dakwah   di  sekolahnya, secara    kebetulan    terkumpul    dalam    fakultas/jurusan    yang   sama   sehingga    memicu mereka untuk mengadakan aktivitas keagamaan pada lingkup fakultas / jurusannya.

Sampai   dengan   tahun   1995,   nama   kembali   berubah,   karena   adanya   perubahan struktur BAI menjadi sebuah unit kegiatan mahasiswa dibawah pengawasan Pembantu Rektor   Departemen     kemahasiswaan        Undip.   Namanya     menjadi   UKM    ROHIS    UNDIP. Seiring perjalanan waktu LDF dan LDJ (jurusan) pun semakin berkembang. Hingga saat ini ada 13 LDF dan 16 LDJ di UNDIP. Pada tingkatan fakultas ada

    1.   Rohis Fakultas Teknik (Izzati)

    2.   Sie Kerohanian Islam Psikologi (SKRIPSI),

    3.   Madani Rohis FSM,

    4.   Forum Silaturrahim Mahasiswa Muslim Ilmu Keperawatan ( FOSIMMIK),

    5.   Keluarga Mahasiswa Islam (GAMAIS) FKM,

    6.   Al-Bahrain FPIK,

    7.   Keluarga Muslim An-Nahl Peternakan,

    8.  Forum Komunikasi Mahasiswa Islam (FKMI) D3 Teknik,

    9.  Rohis Fakultas Ekonomi (Mizan),

    10. Keluarga Mahasiswa Muslim Sastra (Kharisma),

    11. Forum Komunikasi Mahasiswa Muslim (FKMM) FISIP,

    12. Rohis Kedokteran Umum (KU),

    13. Kelompok Studi Hukum Islam (KSHI) Hukum,

Pada tingkatan Jurusan, 12 LDJ adalah struktur dibawah Izzati Teknik, sedangkan 4 LDJ lainnya dibawah    Rohis  FSM,   LDF   lain  belum   memiliki   LDJ. Selama    perjalanannya, seluruh LDK menggunakan pendekatan struktural dalam dakwah. Jadi ada sinergisitas dalam ’pagelaran’ dakwah di UNDIP antara struktur LDK sampai dengan LDJ.

Sejak   berdirinya   tahun   1994   lalu,  UKM  INSANI    telah  mengalami    pergantian kepengurusan sebanyak 16 kali serta mengalami pergantian nama beberapa kali pula. Kepengurusan   pertama  UKM  INSANI  diketuai  oleh  Dodi  Aprianto  (MIPA’92).   Berikut adalah nama ketua-ketua INSANI hingga kepernggurusan saat ini (2013)

    1.  Dodi Aprianto (FMIPA 1992)

    2.  Suhendra (FTeknik 1993)

    3.  Imam marjuki (FISIP 1995)

    4.  Raditya Rahman (FE 1995)

    5.  Sigit Cahyantoro (FMIPA 1996)

    6.  Khamim Mastur (FISIP 1997)

    7.  Fahmi Rizab Sy  (FTeknik 1998) selama 2 kali kepengurusan

    8.  Muhammad Arif S.H (FaPet 2000)

    9.  Firman Tetuko  (FTeknik 2001)

    10. M. Khusni Hidayat  (FMIPA 2003)

    11. Raka Manggala Syafiie (Psikologi 2003)

    12. Imron Hamzah (Psikologi 2004)

    13. Shandy Dwi F (FEkonomi 2006)

    14. Ghalih H (FTeknik 2006)

    15. Dwi Putro Utomo U. (FMIPA 2007)

    16. Feri Rachman (FEB 2008) dan

    17. Lukas Santoro (FTeknik 2009)

    18. Rizal Pramudiarta (FEB 2010)

Sejarah mencatat INSANI mengalami beberapa kali perubahan nama, dari mulai BAI Undip (sebelum    resmi  menjadi   UKM),   UKM    ROHIS   UNDIP    (1994  – 2006)    dan akhirnya pada   tanggal   25   Desember   tahun   2007   organisasi   ini   ditetapkan   bernama Unit Kegiatan   Mahasiswa     Indah  Persaudaraan     Islam   Universitas   Diponegoro    (UKM INSANI).

Bagikan Artikel Ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *