Category Archives: Pengetahuan

Mentoring, not just a Group (Essay Terpilih #2)

Essay terpilih:

Lu’lu’atul Khodijah
Kesehatan Masyarakat 2014

Sumber gambar: hidayatullah.or.id

 

Coba tanyakan kepada mahasiswa masa kini, tempat nongkrong mana saja yang hits saat ini. Pasti dengan mudah mereka menjawabnya. Bahkan mungkin tanpa berpikir banyak, serta lebih dari satu tempat yang dapat disebutkan. Lalu, cobalah tanya dimana masjid yang rutin mengadakan kajian keislaman? Belum tentu yang menjawab sebanyak jawaban pertanyaan pertama.

Amalan di Bulan Rajab

bulan-rajab

Segala puji bagi Allah Rabb Semesta Alam, shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga, para sahabat dan para pengikut beliau hingga akhir zaman. Alhamdulillah, kita bersyukur kepada Allah Ta’ala karena pada saat ini kita telah memasuki salah satu bulan haram yaitu bulan Rajab.

AWAS!!! HATI-HATI TERHADAP PEMIKIRAN KAUM SEPILIS (SEKULARISME, PLURALISME, LIBERALISME)

Sekularisme agama adalah memisahkan urusan dunia dari agama, agama hanya digunakan untuk mengatur hubungan pribadi dengan Tuhan, sedangkan hubungan sesama manusia diatur hanya dengan berdasarkan kesepakatan sosial.

Pluralisme agama adalah suatu paham yang mengajarkan bahwa semua agama adalah sama dan karenanya kebenaran setiap agama adalah relatif, oleh sebab itu setiap pemeluk agama tidak boleh mengkalim bahwa hanya agamanya saja yang benar sedangkan agama lain salah. Pluralisme agama juga mengajarkan bahwa semua pemeluk agama akan masuk dan hidup berdampingan di surga.

Liberalisme agama adalah memahami nash-nash agama (al-Qur’an dan Sunnah) dengan menggunakan akal pikiran yang bebas, dan hanya menerima doktrin-doktrin agama yang sesuai dengan akal pikiran semata.

Tidak bisa dipungkiri bahwa negara Indonesia adalah negara yang terdiri dari berbagai macam agama (Pluralitas Agama). Pluralitas agama itu telah terjadi sejak lama di Indonesia dan antar umat beragama telah hidup berdampingan. Pada suatu daerah dimana umat Islam menjadi mayoritas, kerukunan antar umat beragama pasti akan terjaga, selama umat agama non-islam tidak “mengganggu” umat islam.

Islam adalah agama yang eksklusif terhadap agama lain dalam hal akidah, dalam arti Islam dilarang mencampuradukkan akidah agama Islam dengan agama selain Islam. Namun untuk hal selain akidah, seperti bermuamalah dan bersosial, Umat Islam diperintahkan untuk berbuat baik dan berlaku adil, sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an:

Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu orang-orang yang memerangimu karena agama dan mengusir kamu dari negerimu, dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Dan barangsiapa menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka itulah orang-orang yang dzalim.” (QS. Al-Mumtahanah [60] : 8-9)

Berkembangnya pemikiran SEPILIS di Indonesia yang banyak digaungkan oleh lembaga-lembaga liberalis seperti Jaringan Islam Liberal (JIL), Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP), Wahid Institute, Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M), dan lembaga sejenisnya telah membawa dampak pemikiran yang tidak sejalan dengan akidah Islam. Lembaga ini giat menyebarkan paham SEPILIS dengan berkedok HAM dan kebebasan berdemokrasi, yang pada akhirnya paham ini mengaburkan pemahaman sebagian umat Islam dari ajaran Islam yang sesungguhnya.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam Musyawarah Nasional MUI pada tanggal 26-29 Juli 2005 telah mengeluarkan fatwa yang tertuang dalam Keputusan Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor : 7/Munas VII/MUI/11/2005 bahwa umat Islam HARAM mengikuti paham Pluralisme, Sekularisme, dan Liberalisme agama. Oleh karena itu, UKM Insani Undip sebagai Lembaga Dakwah Kampus Undip bersama Lembaga Dakwah Fakultas dan Jurusan memberikan peringatan kepada saudara-saudara seiman agar berhati-hati dan berusaha keras untuk menghindari paham SEPILIS, sebagai respon atas diadakannya Kuliah Umum bersama Ulil Absar Abdalah dengan tema “Masa Depan Kebebasan Beragama di Indonesia” yang diadakan oleh BEM dan Senat Mahasiswa Fisip.

Ketua Insani Undip 2013

Lukas Santoro

@INSANIUNDIP #undiptanpajil

Antara Halal dan Haram (Makanan & Minuman)

Islam adalah agama yang sifatnya universal. Jika kita teliti kembali dalam aspek kehidupan yang berpedoman Al-Qur’an kita akan melihat bagaimana aspek Islam mengatur semua pola kehidupan manusia. Dan aturan kejelasan tentang makna haram dan halal pun telah jelas tergambar bagaimana Islam mengabarkannya untuk kita. Dalam Al-Qur’an Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman,  “Katakanlah:Siapakah yang berani mengharamkan perhiasan Allah yang telah dikeluarkan untuk hambaNya dan rezeki-rezeki yang baik itu?.Katakanlah! Tuhanku hanya mengharamkan yang jelek, baik yang nampak ataupun yang tersembunyi, dan dosa, dan kejahatan yang tidak benar, dan kamu menyekutukan Allah dengan suatu yang Allah samasekali tidak menurunkan hujjah, dan kamu mengatakan atas (nama) Allah sesuatu yang kamu tidak tahu.” (al-A’raf: 32-33). Batasan haram dan halal dalam Islam adalah hal yang sudah pasti yang harus kita ikuti sebagai pedoman dalam keberlangsungan  hidup kita. Namun, Islam juga mengatur bagaimana kita juga harus melihat kebaikan (thoyib) nya  apalagi dalam konteks makanan dan minuman. Teranglah Allah berfirman, “Hai manusia! Makanlah dari apa-apa yang ada di bumi ini yang halal dan baik, dan jangan kamu mengikuti jejak syaitan karena sesungguhnya syaitan itu musuh yang terang-terangan bagi kamu.” (al-Baqarah: 168)

Manfaat Wudhu Sebelum Tidur

(Arrahmah.com) – Memang ini kedengarannya sepele.Tapi jangan anggap enteng soal ini, pasalnya nabi senantiasa wudhu sebelu tidur.berwudhu,disamping bernilai ibadah juga bermanfaat besar bagi kesehatan .

Peneliti dari Universitas Alexsandria ,dr musthafa syahatah ,yang sekaligus menjabat sebagai Dekan Fakultas THT, menyebutkan bahwa jumlah kuman pada orang yang berwudhu lebih sedikit dibanding orang yang tidak berwudhu.