Category Archives: Aksi

INSANI Undip Terjunkan Personel Galang Dana Bagi Korban Kelud dan Banjir Pemalang

Galang Dana Diponegoro PeduliLembaga Dakwah Kampus (LDK) INSANI Undip kembali menerjunkan personelnya dalam aksi bertajuk “Diponegoro Peduli” untuk menggalang dana bagi korban bencana di Indonesia. Bersama elemen UKM Undip lainnya, rohis induk di Undip ini kembali turun ke jalan untuk mengumpulkan donasi dari masyarakat kota Semarang.

Aksi Aliansi Ormas Islam Jateng “Tolak Miss World”

Telah kita ketahui, beberapa hari yang lalu tepatnya pada Ahad (8/9), ajang pamer aurat (Miss World) telah dibuka di Bali International Convention Center (BICC) Hotel Westin, Nusa Dua, Bali. Banyak disebut di media tahun ini Indonesia merasa bangga karena menjadi tuan rumah pergelaran yang katanya dapat menaikkan pariwisata dan lain sebagainya tersebut. Entahlah, kebanggaan seperti apa sebenarnya yang dirasakan oleh pemerintah dan sebagian masyarakat Indonesia, di sisi lain para muslimah Indonesia merasa acara tersebut menjadi ajang ekslpoitasi tubuh perempuan yang memang HARAM untuk dipertontonkan. Indonesia yang sebagian besar penduduknya memeluk agama Islam, haruskah membanggakan sesuatu hal yang justru akan merusak moral masyarakatnya sendiri? tentu saja TIDAK.

Aksi Tolak Miss World (2)

Semarang, Selasa (10/09/2013), LDK INSANI UNDIP bersama JPRMI Jateng, KAMMI Jateng, FSLDK, FPI, GBK dan GEMA Pembebasan Undip menggelar Aksi Tolak Miss World di Jalan Pahlawan depan Universitas Diponegoro Peleburan dan kantor Gubernur untuk menyampaikan aspirasi mereka. Dalam aksi yang dikoordinatori oleh Lukas Santoro (Ketua LDK INSANI UNDIP), mereka membawa amunisi berupa boneka babi dengan mahkota di kepalanya sebagai bentuk bahwa Miss World itu sangatlah buruk layaknya seekor Babi yang haram dalam pandangan islam, serta poster – poster bertuliskan TOLAK MISS WORLD.

Para mahasiswa yang tergabung dalam aliansi, berorasi dan memboikot serta mengutuk tegas ajang Kontes Miss World ini. Miss World tidak ada bedanya seperti babi yang dalam bentuk kemasan apapun tetaplah haram. Miss World tidaklah sesuai dengan budaya Indonesia, bertentangan dengan syariat Islam. Budaya barat kini masuk dan meracuni serta merusak budaya timur, bangsa ini telah dilecehkan oleh agen – agen laknatullah. Indonesia mengaku merdeka selama 68 tahun, namun kenyataannya sampai saat ini penjajahan masih saja berlangsung, bukan secara de facto tetapi secara tidak langsung. Mereka para penjajah merongrong semua sektor kehidupan dan aset-aset yang dimiliki Indonesia seperti budaya, media dan lain sebagainya. Tidak ingatkah kita dengan Pembukaan UUD 1945 yang berbunyi “Berkat Rahmat Allah Yang Maha Kuasa……..”? mungkin UUD 1945 pun kini sudah kehilangan maknanya, apakah Allah mengijinkan aurat seorang perempuan diumbar dan dipertontonkan di depan umum? tentu saja TIDAK. Aliansi Ormas Islam Jateng secara serempak menyuarakan aspirasinya dalam sebuah lembaran tulisan seperti di bawah

Sudah dibukanya  pemilihan Miss World 2013 di Indonesia bertempat di bali saja yang seharusnya akan dilaksanakan di bogor dan di Jakarta. Acara ini membawa konsep baru beauty, with purpose, selain 3B (beauty, brain dan behaviour). Acara ini juga di nilai sebagai cara yang jitu untuk mempromosikan pariwisata Indonesia.

Meski demikian tetap saja tidak bisa ditutupi bahwa penyelenggaraan Miss World dan kontes kecantikan sejenis tidak lebih dari kontes pencarian perempuan tercantik fisiknya untuk dieksploitasi demi mendongkrak pendapatan industri fashion, kosmetik, dan rating media. Miss World adalah kontes tertua yang telah mengilhami lahirnya kontes-kontes kecantikan serupa lainnya. Maka membiarkan penyelenggaraan Miss World di Indonesia sama dengan menegaskan tindak eksploitasi dan komersalisasi tubuh perempuan di negeri muslim terbesar ini.

Maka, berkenaan dengan hal ini, aliansi ormas Jateng menyatakan :

  1. Mengutuk penyelenggaraan MIss World 2013 karena acara ini tidak lebih sebagai ajang eksploitasi tubuh perempuan sehingga acara ini merendahkan harkat dan martabat perempuan.
  2. Mengutuk penyelenggaraan Miss World 2013 karena acara ini tidak sesuai dengan syariat islam.
  3. Mengutuk penyelenggaraan Miss World 2013 karena acara ini adanya liberalisasi budaya.
  4. Mengutuk penyelenggaraan Miss World 2013 karena acara ini di anggap memudarkan nilai-nilai islam dan mengutuk adanya pihak-pihak tertentu berdalih bangsa demi kepentingan penyelenggara/pribadi.
  5. Mengajak masyarakat jawa tengah untuk boikot tidak menonton dan mengikuti perkembangan acara Miss World yang ditayangkan di televisi maupun media internet.
  6. Mengajak masyarakat agar bisa menjaga syariat islam dan mengalihkan ajang Miss World ke Olimpiade Ilmiah agar bangsa ini semakin cerdas.

Pemboikotan sudah dilakukan di beberapa tempat di Indonesia, termasuk di Bogor sehingga Miss World gagal dilaksanakan disana. Walaupun kontes tersebut sudah dibuka di Bali, namun Ormas Islam yang tergabung dalam aliansi tetap tegas melakukan pemboikotan dan menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah untuk mencabut izin penyelenggaraan Miss World 2013 di Indonesia. Perwakilan aliansi mencoba menemui anggota komisi E DPRD untuk menyatakan sikap mereka atas penolakan Miss World, namun karena komisi E tidak bisa ditemui, pernyataan sikap disampaikan ke bagian Humas dengan harapan ada follow up ke komisi E DPRD.

Aksi semakin memanas dibakar semangat dengan teriakan Allahu Akbar…!!! Miss World hanyalah sebuah pembodohan ketika para wanita yang seharusnya menjadi tiang Negara justru dieksploitasi dan diperjualbelikan, dengan kemasan kontes kecantikan bernama Miss World bertahtakan mahkota keduniawian. Pertanyakan pada diri masing – masing apakah hanya kecantikan fisik yang dicari Negara? Sudah rusakkah moral bangsa ?

oleh : INSANI Media Center

Para aktivis ormas menuju gedung DPRDPara Aktivis Aksi di depan Gedung DPRD