Cahaya Cinta dalam Halaqah (Essay terpilih #1)

Essay Terpilih:

Rizky Rahma Putri
D3 Pertanahan FISIP

Bismillaahirrahmaanirrahim

“… Ketika beliau keluar tiba-tiba beliau dapati para sahabat duduk dalam halaqah (lingkaran). Beliau bertanya, “Apakah yang mendorong kalian duduk seperti ini ?” Mereka menjawab, “Kami duduk berdzikir dan memuji Allah atas hidayah yang Allah berikan sehingga kami memeluk Islam.”
Maka Rasulullah bertanya, “Demi Allah, kalian tidak duduk melainkan untuk itu ?” Mereka menjawab, “Demi Allah, kami tidak duduk kecuali untuk itu”. Maka beliau bersabda, “Sesungguhnya saya bertanya bukan karena ragu-ragu, tetapi Jibril datang kepadaku memberitahukan bahwa Allah membanggakan kalian di depan para malaikat.” (H.R. Muslim, dari Mu’awiyah)
Liqa’at (pertemuan) dalam halaqah, forum yang telah dicontohkan para sahabat Nabi ini disambung disini. Seperti sabda Nabi bahwa mu’min itu cermin bagi mu’min yang lain. Dalam forum ini, mereka saling bercermin diri, tentang tilawah Qur’an dan hafalannya, tentang shalat sunnahnya, solat malamnya, tentang puasa sunnahnya. Semangat tergunggah ketika mendengarkan yang lain begitu istiqomah dan selalu meningkat amalannya,serasa ingin menyalip amal-amalnya. Seakan ada sebuah perlombaan. Perlombaan dalam berbuat kebaikan ‘fastabiqul khairat’. Menjadi malu ketika dirinya tidak dapat mengatur waktu dengan baik dan termotivasi untuk memperbaikinya.
Banyak cerita, banyak kabar, dan banyak hal yang bisa dibagi dan didiskusikan. Saling menyebutkan kabar bahagia, saling berbagi cerita tentang banyaknya amanah yang diemban, tertawa bersama, dan ada kebahagian kecil yang berkesan ketika diberikan coklat oleh sang pementor. Disini, dalam liqa’at ‘ceria’ ini banyak wajah-wajah yang selalu dirindukan.Wajah-wajah mereka yang jenaka, wajah mereka yang flat, wajah pendiam, serta wajah-wajah yang tampak lelah karena terlalu banyak amanah. Tapi disanalah ada cahaya yang bergetar diantara mereka. Mereka yang mengingat Allah dalam halaqah cinta.“
Getar Cahaya di Atmosfer Cinta” Begitulah kata Salim A Fillah dalam bukunya. Meskipun jarang bersua, tetapi kehangatan, kedekatan dan kekeluargaan begitu terasa kuat dalam halaqah ini, dalam liqa’at ceria ini. Disela padatnya jadwal, banyaknya amanah dan tugas, mereka menyempatkan diri hadir untuk rehat sejenak, mengisi ulang, merefresh jiwa dan pikiran. Ada getaran yang tidak bisa dijelaskan ketika berada dalam lingkaran ini. Terkadang wajah yang tampak lelah itu bahkan tiada henti tersenyum lebar, senyuman mereka yang penuh arti dan makna.
Terkadang ketika masuk dalam lingkaran ini ada beberapa hal yang tidak sesuai dengan harapan kita, terkadang sedikit mengecewakan. Itu semua bukanlah masalah, bisa saja Allah sedang menguji kita, maka yang bisa kita lakukan adalah bersabar dan terus berprasangka baik kepadaNya, berprasangka baik kepada halaqah ini. Sungguh, halaqah (lingkaran) ini adalah lingkaran kebaikan.
“Tidaklah suatu kaum berjumpa di suatu rumah dari rumah-rumah Allah, mereka membaca kitabullah, dan mempelajarinya di antara mereka, kecuali ketenangan turun kepada mereka, rahmat meliputi majelisnya, Malaikat menaungi mereka, Allah menyebut-nyebut mereka dengan bangga di depan malaikat-malaikat yang ada di sisiNya” (H.r.Muslim, dari Abu Hurairah).
Subhanallah… Allah pun menyebut-nyebut mereka yang berada dalam halaqah cinta ini dengan bangga dihadapan para malaikat yang ada disisiNya. Menyadari masih banyak hal yang belum kita ketahui dan wawasan yang masih sempit. Sadar. Halaqah cinta ini merupakan awal dimana kita mempelajari banyak hal tentang berbagai aspek. Tidak hanya ilmu agama yang pastinya kita dapatkan, banyak juga hal lain yang dapat dipelajari disini, seperti pengetahuan umum, keterampilan-keterampilan baru atau mempelajari soal-soal mata kuliah yang belum dipahami dan masih banyak lagi. ‘Lingkaran’ ini adalah lingkaran ilmu dan dzikir yang penuh dengan cahaya cinta dan tidak berhenti hingga lingkaran ini bubar, lingkaran ini justru melebar seluas aktivitas mereka masing-masing.

Bagikan Artikel Ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *