Bersama Al Qur’an kugapai CintaMu

IMG-20150401-WA0000 INSPIRASI PAGI. Setiap orang di dunia ini pasti butuh Inspirasi. Dan setiap orang itu juga ingin menjadi orang yang mengInspirasi banyak orang. Mencari inspirasi itu mudah, tapi untuk menjadi orang yang menginspirasi itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Orang – orang yang bisa meginspirasi orang lain itu adalah orang – orang luar biasa yang mempunyai kebiasaan diluar kebiasaan orang biasa – biasa saja. Tapi yakinlah, setiap dari diri kita itu berpeluang untuk menciptakan inspirasi – inspirasi bagi orang lain. Dalam hal apapun. Sekecil apapun. Kita tidak akan pernah menyadarinya. Biarkan kebaikan kita terhapus oleh angin dan dikenang oleh orang lain (tanpa sepengetahuan kita).

Salah satu hal yang bisa menginspirasi orang adalah disaat kita menjadikan Al Qur’an adalah teman akrab di aktivitas harian kita. Mungkin di setiap detik dan mau kemanapun kita pergi, Handphone tidak akan pernah ketinggalan dari genggaman kita. Di pertengahan jalanpun, seketika itu kita teringat kalau HP tidak menyertai kita, pasti langsung refleks tanpa dikomando kita langsung putar balik ketempat dimana HP kita ketinggalan. Betul tidak?

Suatu waktu, baru lima langkah berjalan menuju kampus, menghadiri rapat, atau menghadiri majelis – majelis ilmu, dan saat itu pula teringat bahwa Al Qur’an tidak membersamai langkah – langkah kita, apakah kita akan putar balik dengan kecepatan maksimum?

Baiklah kawan disaat jiwamu gelisah dan resah, AlQur’an tersedia untuk menjadi Penasehat utama. Disaat kamu harus beristirahat dari perjalanan dakwahmu (red:sakit), Al Qur’an tersedia untuk menjadi Sang Penawar. Yang akan menjadikan kita tenang dan tentram. Menjadikan pikiran kita jernih dan senantiasa akan berfikiran positif.

Al Qur’an diturunkan kepada Rasulullah yang tidak bisa membaca. Sehingga al Qur’an sampai kepada Rasulullah itu melalui hati beliau. Dari hati kemudian beliau resapi dan beliau sampaikan kepada sahabat dan kaumnya pada masa itu.Sedangkan kita? Kita dikarunia Allah SWT kemampuan untuk membaca dan berfikir. Untuk apa kedua nikmat itu apabila tidak kita gunakan sebagai fasilitas untuk membaca dan memahami AL Qur’an?

Setiap harinya, Rasulullah SAW senantiasa melaksanakan shalat malamnya. Seselesainya beliau melanjutkan ibadahnya dengan membaca Al Qur’an. Kawan – kawan pasti sudah kenal dengan 2 Umar, Umar yang pertama biasa kita sebut Abu Jahal dan Umar yang kedua adalah Umar bin Khattab. Pada saat itu mereka berdua dalam golongan kaum kafir Quraisy. Dan apa yang mereka berdua lakukan disetiap malamnya? Mereka mengendap – endap di sekitar rumah Rasulullah SAW hanya untuk mendengarkan Al Qur’an yang dibaca oleh Rasulullah. MasyaAllah, sekelas Abu Jahal dan Umar bin Khattab pun selalu rindu dengan Al Qur’an, seharusnya kita yang sudah diberi nikmat Islam dan Iman inilah yang lebih rindu dengan Al Qur’an.

Untuk menjadi yang sempurna itu terlalu jauh untuk dijangkau, tapi untuk menjadi yang lebih baik itu sangat mudah untuk dilalui. Asalkan Niat selalu membersamai kita dan ingat bahwa Al Qur’an adalah acuan hidup ini. “Barangsiapa yang menjadikan Al Qur’an adalah bacaan (tilawah) dalam kesehariannya maka hal itu akan dinilai sebagai Ibadah”.

Wallahu ‘alam bisshawab

IMG-20150401-WA0001

Bagikan Artikel Ini :

One Response to Bersama Al Qur’an kugapai CintaMu

  1. Indahnya hidup bersama AL-QUR’AN. Mari sebarkan nilai-nilai Al-Qur’an di kampus. Sukses selalu untuk acara INSANI UNDIP-nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *